Batu permata termasuk salah satu keajaiban alam terindah dan paling dicari di dunia. Warnanya yang memukau, kejernihannya yang memikat, dan ukurannya yang mengagumkan telah menjadikannya simbol kekayaan, kekuasaan, dan keindahan sepanjang sejarah. Meskipun banyak batu permata yang berukuran relatif kecil, beberapa batu besar menonjol karena ukurannya yang sangat besar dan kualitasnya yang unik. Batu permata yang sangat besar ini, yang sering kali memiliki kisah menarik, telah menarik minat para ahli gemologi, kolektor, dan penggemar. Daftar ini menyoroti 10 batu permata terbesar yang pernah ditemukan, mengungkap ukuran, karakteristik, lokasi, dan kisah di baliknya.
1. Berlian Cullinan – 3.106 karat
Berlian Cullinan, yang ditemukan pada tahun 1905 di Afrika Selatan, merupakan berlian berkualitas permata terbesar yang pernah ditemukan. Dengan berat yang mencengangkan yaitu 3.106 karat (1,37 pon), berlian ini dinamai menurut Thomas Cullinan, pemilik tambang tempat berlian ini ditemukan. Berlian ini awalnya ditemukan di Tambang Premier dekat Pretoria, Afrika Selatan, dan ukurannya sangat besar sehingga memerlukan penanganan dan pengangkutan khusus ke London untuk dipotong. Setelah dikirim ke Royal Asscher Diamond Company di Amsterdam, Cullinan dipotong menjadi beberapa batu besar, yang terbesar diberi nama Bintang Besar Afrika. Potongan berlian ini, berlian berbentuk buah pir seberat 530 karat yang menakjubkan, merupakan bagian dari Permata Mahkota Inggris dan dipasang di Tongkat Kerajaan. Sejarah Cullinan ditandai oleh pentingnya budaya yang signifikan, terutama dalam kerajaan Inggris. Penemuannya menarik perhatian internasional, dan batu ini terus menarik perhatian dunia bahkan lebih dari satu abad kemudian. Cullinan sering dianggap sebagai puncak penemuan berlian.
2. Bintang Hitam Queensland – 733 karat
Black Star of Queensland adalah safir bintang terbesar yang pernah ditemukan, dengan berat 733 karat (lebih dari 16 ons). Permata yang menakjubkan ini, ditemukan di Queensland, Australia, pada tahun 1935, memamerkan bintang enam sinar yang luar biasa di permukaannya, yang merupakan ciri khas safir bintang. Black Star of Queensland memiliki rona hitam pekat, dengan efek bintang yang disebabkan oleh inklusi rutil yang terletak di dalam safir, menciptakan pantulan berbentuk bintang. Meskipun ukurannya mengesankan, safir ini tidak terlalu langka karena safir bintang ditemukan di berbagai belahan dunia, tetapi ukuran spesimen khusus ini dan intensitas bintangnya membuatnya menonjol. Batu permata ini telah menjadi barang koleksi dan telah muncul di berbagai pameran, menjadikannya salah satu safir paling terkenal di dunia. Namun, sejarahnya tidak terlalu misterius dibandingkan dengan beberapa safir sejenisnya, karena ia dengan cepat dikenali karena keindahannya yang unik setelah ditemukan.
3. Berlian Harapan – 45,52 karat
Dengan berat 45,52 karat, Berlian Hope adalah salah satu berlian paling terkenal di dunia. Berlian biru yang menakjubkan ini dikenal karena warna dan ukurannya yang luar biasa, dan telah dikelilingi oleh sejarah yang menarik dan sering kali tidak menyenangkan. Berlian Hope awalnya ditemukan di India, di Tambang Kollur pada abad ke-17, dan telah berpindah tangan sejak saat itu, sering kali melalui peristiwa yang penuh gejolak dan tragis. Pada tahun 1839, berlian tersebut dibeli oleh Henry Philip Hope, yang menjadi asal muasal namanya. Warna biru tua berlian tersebut merupakan hasil dari sejumlah kecil boron dalam struktur kristalnya. Selama berabad-abad, Berlian Hope telah berpindah tangan beberapa kali, dimiliki oleh tokoh-tokoh terkenal, termasuk Louis XIV dari Prancis, dan telah dikaitkan dengan banyak kisah kemalangan. Saat ini, Berlian Hope disimpan di Smithsonian Institution di Washington, DC, tempat berlian tersebut terus menarik minat pengunjung dan peneliti.
4. Bintang India – 563,35 karat
Star of India adalah salah satu safir bintang terbesar di dunia, berukuran 563,35 karat (sekitar 1,24 pon). Ditemukan di Sri Lanka pada awal abad ke-20, batu ini adalah contoh menakjubkan dari safir bintang biru, yang menampilkan pantulan berbentuk bintang yang unik yang disebabkan oleh inklusi rutil di dalam batu. Safir ini dikenal tidak hanya karena ukurannya tetapi juga karena penampilannya yang khas dan rona biru yang luar biasa yang membedakannya dari batu permata lainnya. Star of India telah menjadi bagian dari koleksi di American Museum of Natural History di New York sejak tahun 1900-an. Batu ini menjadi dikenal luas setelah dicuri pada tahun 1964 selama perampokan tetapi kemudian ditemukan kembali. Sejarah safir ditandai oleh ketahanan dan popularitasnya yang abadi, menjadikannya salah satu batu permata paling terkenal di dunia.
5. Kristal Raksasa – 1.404 karat
Ditemukan pada tahun 2001 di Perbukitan Merelani Tanzania, Giant Crystal adalah bongkahan tanzanite yang luar biasa, dengan berat 1.404 karat (sekitar 3,09 pon). Tanzanite, varietas permata dari mineral zoisit, dikenal karena rona biru-ungunya yang indah dan relatif langka, dengan semua endapan yang diketahui terletak di wilayah Merelani. Kristal khusus ini adalah tanzanite mentah terbesar yang pernah ditemukan dan telah menjadi simbol kelangkaan dan nilai permata tersebut. Meskipun tanzanite biasanya jauh lebih kecil, Giant Crystal tetap menjadi salah satu spesimen terbesar yang diketahui, dan telah menjadi simbol ikonik bagi industri batu permata. Ukuran dan warnanya yang cemerlang menjadikannya salah satu tanzanite paling berharga yang pernah ditemukan, dan pentingnya sejarahnya dalam konteks produksi batu permata tidak dapat diremehkan.
6. Grandidierite – 23,81 karat
Dengan berat 23,81 karat, Grandidierite adalah salah satu batu permata paling langka dan paling berharga di dunia. Batu ini pertama kali ditemukan di Madagaskar pada tahun 1902 oleh ahli mineralogi Prancis Alfred Grandidier, yang namanya menjadi nama batu ini. Grandidierite adalah batu permata berwarna hijau kebiruan yang sangat berharga karena warnanya yang pekat dan kejernihannya. Sementara Grandidierite berukuran kecil ditemukan di berbagai bagian Madagaskar, batu yang lebih besar sangat langka. Batu seberat 23,81 karat ini luar biasa baik dari segi ukuran maupun kejernihannya yang sempurna, yang menjadikannya spesimen yang sangat berharga. Grandidierite adalah salah satu batu permata yang paling didambakan di kalangan kolektor dan telah ditampilkan dalam banyak pameran, menambah reputasinya sebagai salah satu batu permata paling langka yang diketahui manusia.