Apa Solusi Berbasis Alam dan Bagaimana Mereka Membantu?
Seiring dengan semakin meluasnya perubahan iklim dari waktu ke waktu, banyak orang bertanya-tanya bagaimana, sebagai masyarakat, kita dapat membuat perubahan. Bagaimana kita dapat mengatasi dampak manusia terhadap lingkungan sekaligus melindungi manusia dan satwa liar dari kondisi iklim yang semakin buruk? Alam harus berperan dalam melindungi dan melestarikan lingkungan dan kesehatan manusia.
Penelitian telah menunjukkan bahwa Solusi berbasis Alam adalah metode terdepan untuk membantu mengatasi dampak perubahan iklim pada masyarakat dan lingkungan.
Namun hal itu menimbulkan pertanyaan: apa sebenarnya Solusi Berbasis Alam itu?
Solusi berbasis alam adalah tindakan atau kebijakan yang memanfaatkan alam untuk mengatasi beberapa tantangan dunia yang paling mendesak, seperti ketahanan air, bencana alam, dan perubahan iklim. Berbagai solusi tersebut memprioritaskan pengelolaan ekosistem secara berkelanjutan untuk membantu mengatasi tantangan ini sekaligus menjaga keanekaragaman hayati dan kesejahteraan masyarakat setempat.
Bila diterapkan dengan benar, Solusi Berbasis Alam membantu lingkungan dan manusia. Ini sama-sama menguntungkan!
Mari kita bahas beberapa contoh Solusi berbasis Alam yang membantu memberikan dampak setiap hari!
1. Penanaman Pohon
Bukan rahasia lagi bahwa kita gemar menanam pohon. Pohon adalah pelindung alam terbaik terhadap perubahan iklim. Pohon membantu menyerap karbon dioksida, menyediakan habitat bagi satwa liar, serta membersihkan udara dan air. Reboisasi adalah salah satu Solusi berbasis Alam terkemuka yang membantu meningkatkan kesehatan manusia dan memulihkan lingkungan.
2. Kehutanan Perkotaan
Saat bumi terus memanas, kota-kota pun mengikutinya dengan kecepatan yang mengkhawatirkan. Efek Pulau Panas Perkotaan mengacu pada fenomena di mana daerah perkotaan jauh lebih hangat daripada daerah pedesaan di sekitarnya karena panas yang diserap dan dilepaskan oleh lingkungan yang dibangun (termasuk gedung, trotoar, jalan raya, dan lainnya). Menanam pohon di kota-kota dunia kita membantu mengurangi dampak Pulau Panas Perkotaan — di samping banyak manfaat lainnya — menumbuhkan lingkungan perkotaan yang lebih hijau dan lebih berkelanjutan.
3. Restorasi Lahan Basah
Meskipun hanya menutupi 6% permukaan bumi , lahan basah menyediakan makanan, air minum bersih, dan tempat berlindung bagi manusia dan satwa liar. Sejak tahun 1970, diperkirakan 35% dari semua lahan basah telah hilang di seluruh dunia. Memulihkan ekosistem ikonik ini merupakan Solusi berbasis Alam yang penting. Lahan basah merupakan rumah bagi beberapa ekosistem dengan keanekaragaman hayati tertinggi di dunia. Melindungi dan memulihkan lahan basah juga melindungi ⅓ spesies langka di Amerika yang bergantung pada tipe habitat unik ini!
4. Agroforestri
Agroforestri adalah pemanfaatan pohon dan semak secara sengaja untuk mengolah sistem pemanfaatan lahan yang lebih berkelanjutan dan beragam. Di banyak bagian dunia, agroforestri membantu meningkatkan produktivitas tanaman, mengurangi emisi, dan memulihkan ekosistem alami sekaligus menciptakan pemanfaatan lahan yang lebih berkelanjutan. Pemanfaatan agroforestri menunjukkan betapa beragamnya reboisasi sebagai solusi berbasis alam.
5. Reboisasi Ekosistem Pesisir
Pemulihan ekosistem pesisir dapat dilakukan dalam berbagai bentuk, termasuk penanaman mangrove. Mangrove memainkan peran penting dalam ekosistem tropis dan subtropis kita. Sebagai pohon yang toleran terhadap garam (halofit), Mangrove dapat ditemukan di zona pasang surut (area tempat garis pantai bertemu daratan) di lokasi tropis dan subtropis. Hutan mangrove pesisir melindungi jutaan orang dari dampak perubahan iklim, termasuk meningkatnya intensitas siklon, gelombang pasang, dan erosi pantai. Gelombang yang melewati hutan mangrove dalam jarak 100 meter dapat kehilangan sekitar 2/3 energinya. Para ahli memperkirakan bahwa ekosistem mangrove mencegah kerusakan properti senilai lebih dari $65 miliar dan mengurangi risiko banjir bagi sekitar 15 juta orang setiap tahun.
6. Infrastruktur Hijau
Seiring kemajuan teknologi, banyak masyarakat yang mulai kreatif dalam mempromosikan solusi berbasis alam dan menjadikan dunia kita sebagai tempat yang lebih berkelanjutan. Infrastruktur hijau membantu masyarakat menyediakan infrastruktur yang lebih berkelanjutan dengan membangun bersama alam. Atap hijau adalah salah satu contoh utama infrastruktur hijau. Alih-alih menganggap air hujan sebagai pemborosan, atap hijau dan infrastruktur memanfaatkannya sebagai sumber daya, dengan memanfaatkan infiltrasi curah hujan dan evapotranspirasi air yang tersimpan.